
Gejolak Geopolitik Bikin Kripto Ketakutan: Lonjakan Minyak Picu Jual Rugi
Kapitalisasi pasar kripto anjlok 1.24% saat serangan AS ke Iran membuat harga minyak melambung. Investor kabur dari aset berisiko, berdampak pada BTC dan ETH. Gejolak geopolitik ini menyoroti sensitivitas kripto terhadap ketidakstabilan global.
Kapitalisasi pasar kripto total merosot 1.24% saat aksi militer AS terhadap Iran mengirim harga minyak meroket. Eskalasi geopolitik ini memicu gerakan klasik 'risk-off', menjauhkan investor dari aset spekulatif seperti Bitcoin dan Ethereum. Meskipun kripto utama mempertahankan kenaikan terbaru, reaksi langsungnya adalah aksi jual yang jelas. Harga minyak melonjak karena Brent crude dan WTI keduanya mencatat kenaikan signifikan setelah berita serangan AS dan tindakan balasan Iran berikutnya. Lonjakan biaya energi ini memicu kekhawatiran inflasi, berpotensi menunda pemotongan suku bunga dan semakin menekan aset berisiko secara keseluruhan. Reaksi pasar menggarisbawahi korelasi kripto yang semakin meningkat dengan pendorong makro tradisional, terutama selama periode ketegangan global yang meningkat.