
Realitas Tokenisasi RWA: Pakar Kritik Kesenjangan Likuiditas dan Batasan Akses
Laporan baru mengungkapkan aset dunia nyata (RWA) yang ditokenisasi sedang booming nilainya tetapi tercekik oleh ilikuiditas dan akses terbatas. Pakar menunjuk pada kesenjangan infrastruktur dan fokus pada penerbitan institusional di atas perdagangan publik sebagai penyebab utama. Pasar berkembang, tetapi janji adopsi RWA yang luas tetap jauh.
Pasar RWA yang ditokenisasi adalah kisah dua kota: $60 miliar terkunci di 7.000 produk, namun 910 aset senilai $32,9 miliar tidak mencatat transfer mingguan. Ini bukan krisis likuiditas, kata beberapa orang, tetapi fase infrastruktur awal di mana penerbitan dan penyelesaian institusional lebih diutamakan daripada perdagangan publik. Hanya 62 aset yang memegang 88% dari total nilai, dengan lima produk mendominasi setengah pasar. Laporan tersebut menyoroti masalah akses yang mencolok: 97% pasar tidak dapat diakses oleh investor ritel AS, dengan hanya $1,7 miliar yang dapat diakses secara hukum. Sementara saham yang ditokenisasi berlipat ganda, 59% menawarkan eksposur sintetis, bukan kepemilikan yang sebenarnya. Pakar berpendapat bahwa eksekusi yang dapat diprediksi dan tokenisasi tingkat sumber sangat penting untuk membuka potensi RWA yang sebenarnya, terutama untuk perdagangan aktif dan aset kompleks di luar Treasuries AS.