
Saham AS Anjlok Akibat Ketegangan Iran, Lonjakan Minyak, dan Kekhawatiran Inflasi
Gelombang kejut geopolitik mengguncang Wall Street. Ketegangan AS-Iran yang diperbarui mengirim harga minyak melonjak, menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi dan menghancurkan aset berisiko. Investor beralih dari teknologi ke energi, menandakan pergeseran jelas menuju penghindaran risiko.
Pasar saham AS anjlok hari ini karena meningkatnya ketegangan AS-Iran yang membuat harga minyak melonjak. Brent melonjak 8% mendekati $80, memicu kekhawatiran inflasi langsung yang menutupi risalah The Fed. Gejolak geopolitik ini memaksa perputaran brutal dari saham teknologi yang terlalu tinggi ke energi, sebuah gerakan penghindaran risiko klasik. IMF ikut campur, memangkas perkiraan pertumbuhan global dan menaikkan proyeksi inflasi, melukiskan gambaran suram bagi saham. Inflasi yang membandel berarti The Fed memiliki lebih sedikit ruang untuk memotong suku bunga, hambatan besar bagi saham. Saham kapitalisasi kecil paling terpukul, tanda jelas bahwa investor membuang aset paling berisiko terlebih dahulu.